Thursday, July 17, 2025

Strategi Digital Banking BNI: Fitur Wondr Multicurrency

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmen untuk menghadirkan inovasi layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Salah satunya dengan meluncurkan fitur wondr multicurrency di aplikasi wondr by BNI. Fitur ini sebagai solusi perbankan pintar yang mendukung transaksi dan gaya hidup global nasabah. Terutama sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan transaksi lintas negara oleh masyarakat Indonesia yang kini semakin aktif berperan sebagai global citizen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 8,9 juta perjalanan ke luar negeri tercatat pada tahun ini, meningkat signifikan dibanding 7,5 juta perjalanan pada tahun 2023.  Artinya, masyarakat Indonesia kini banyak berperan sebagai bagian dari masyarakat global (global citizen). Dimana aktivitasnya sudah melintasi batas negara. Baik untuk pendidikan, wisata, ibadah, olahraga, konser, hingga layanan kesehatan di mancanegara.

Tingginya angka mobilitas masyarakat Indonesia ke mancanegara akan memperkuat relevansi kehadiran fitur multicurrency sebagai solusi praktis dan strategis dalam mengelola fluktuasi nilai tukar serta kebutuhan transaksi antar negara. Apalagi fitur ini memberikan fasilitas agar nasabah dapat menyimpan, menukar, dan bertransaksi dalam 12 (dua belas) valuta asing (valas) dengan secara real-time di mobile banking. Transaksi tersebut juga dapat dilakukan di >32 negara menggunakan kartu debit multicurrency yang dengan otomatis akan menyesuaikan dengan mata uang lokal. Ditambah tanpa biaya administrasi untuk setiap rekening valas.


Promo fitur tersebut diantaranya nasabah baru berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp7,9 juta   untuk pembukaan rekening wondr multicurrency. Caranya dengan cara menabung dalam berbagai jenis valas  dan melakukan transaksi memakai kartu debit multicurrency di mancanegara.


No comments:

Post a Comment

Strategi BSI Mendorong Ekonomi Berkelanjutan

Ekonomi berkelanjutan, makin menjadi trending di tengah riuhnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kata ini bukan  sekadar jargon, melainka...