Tuesday, July 15, 2025

Strategi Peningkatan Dana Murah Bank Rakyat Indonesia (BRI): BRIMo, AgenBRILink, Transaction Banking

Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga akhir kuartal I 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK)  telah mencapai Rp1.422 triliun. DPK tersebut didominasi dana murah yang mencapai porsi 65,8% atau sebesar Rp935 triliun. 

Strategi utama BRI memang sedang fokus pada pengelolaan dana murah atau yang mencakup produk Tabungan dan Giro - (Current Account- Saving Account (CASA)). Strategi tujuannya untukn menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund-CoF) dan mempertahankan stabilitas bisnis dalam jangka panjang. Hasilnya, terdapat penurunan CoF BRI dari 3,6 % (Q1- 2024) menjadi 3,5% (Q1- 2025). 

Pertumbuhan CASA tersebut tidak terlepas dari optimalisasi digital banking BRI melalui: 

  • Superapp BRImo 
  • AgenBRILink  
  • Transaction banking dan ekosistem merchant. 

Jumlah user BRImo hingga Q1-2025 mencapai 40,3 juta user, naik 20,3% yoy dan telah  melayani 1,2 miliar transaksi finansial (naik 25,5% yoy) dengan volume transaksi  mencapai Rp1,6 ribu triliun (naik 27,8% yoy). 

Jumlah AgenBRILink BRI akhir Q1-2025 BRI telah berjumlah 1,2 juta agen (naik 49,5% yoy). Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 67 ribu desa atau menjangkau lebih dari 88% dari total desa di Indonesia dengan volume transaksi mencapaiRp423 triliun. 

Transaction banking juga menjadi salah satu pilar utama BRI dalam membangun CASA secara konsisten. Melalui penyediaan solusi pembayaran dan pengelolaan keuangan yang end-to-end, selain menciptakan loyalitas nasabah institusional dan merchant, BRI juga memperkuat basis DPK secara efisien. 

Diolah dari: https://infobanknews.com/jurus-perbankan-himpun-dana-murah-di-tengah-persaingan-pasar-yang-makin-ketat/ 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Strategi BSI Mendorong Ekonomi Berkelanjutan

Ekonomi berkelanjutan, makin menjadi trending di tengah riuhnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kata ini bukan  sekadar jargon, melainka...